Debat Sadar “Tuhan Juga Manusia”
![]()
Yup, aku pernah posting tulisan “Tuhan Juga Manusia” ini di forumlingkarpena@yahoogroup.com, dan aku betul-betul malu+dongkol+jengkel, sebab mereka menghujatku habis-habisan. Mereka bilang aku kafir, murtad, sudah keluar dari Islam dan masih banyak lagi. Aku betul-betul menyesal telah mem-posting tulisan ini di millis itu. Hingga datang sebuah komentar yang mencerahkan. Sungguh aku seperti mendapat setitik air di tengah gurun pasir.
Kawan-kawan bisa lihat koleksi milis itu dibawah ini :
Oleh : JHELLIE (lagi…)
Madzhab Itu Bernama “Ahlussunnah Wal Jaarik”
![]()
“JARIK adalah madzab pemikiran” demikian kata teman saya, tidak ada bedanya JARIK dengan Madzhab Hanafi, Maliki, Hambali, Syi’ah, Ahmadiyah atau Syafi’i. Posisi JARIK sama. Sama-sama berpotensi masuk syurga.
Oleh: Achmad Jumaely
(lagi…)
Basic Training JARIK MATARAM
Pelatihan akan dilaksanakan pada :
Hari : Sabtu, 2-4 Juni 2007
Tempat : PGMP MATARAM, Jl. Wisma Seruni no 1 Mataram
Pembicara :
1. Prof. Dr. Kautsar Azhari Noer
2. Drs. Fawaizul Umam, M.Ag
3. Dr. Miftahul Huda, M.Ag
Seminar akan dilaksanakan pada:
Hari : Selasa, 5 Juni 2007
Tempat : Auditorium IAIN Mataram, Jl. Pendidikan No. 35 Mataram
Pembicara : 1. Kautsar Azhari Noer
2. Prof. Dr. Dawam Rahardjo
3. Prof. Dr. Melani Budianta
4. Prof. Dr. Frans Magnis Suseno
Orientasi Perguruan Tinggi Islam Harus Diubah
![]()
Saat berkesempatan bicara dalam forum terbatas di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, Prof Dr Dawam Rahardjo mengemukakan pendapatnya yang membuat Rektor IAIN Mataram Dr H Asnawi, MA, marah. Kata Dawam, jika Perguruan Tinggi (PT) Islam seperti Sekolah Tingi Agama Islam Swasta (STAIS), STAIN, IAIN atau UIN ingin maju maka sudah seharusnya beberapa mata kuliah yang kurang bermanfaat dihapus saja, misalnya fikih, tasawuf, dan ilmu kalam.
Oleh : ACHMAD JUMAELY*
(lagi…)
NU Versus Gerakan Transnasional
![]()
Sudah berkali-kali para kiai NU menegaskan Indonesia dengan Pancasila dan NKRI-nya merupakan keputusan final. Bagi NU, Pancasila bukanlah ideologi transisi yang secara terpaksa diterima karena politik belum memungkinkan tegaknya ideologi definitif; ideologi Islam misalnya. Ada konsensus di kalangan NU bahwa ideologi Pancasila bagi Indonesia adalah qath’i.
Oleh Abd Moqsith Ghazali
(lagi…)
Gak Jilbab, Soo What Gitu Bro?
![]()
Apakah dengan tidaknya saya memakai kerudung itu adalah sesuatu yang salah?, akan tetapi jilbab yang seharusnya tidak pernah dipermasalahkan selama ini kepada saya, padahal selama ini saya masih berkerudung akademik saja. Dan belum berjilbab.
Iyya Maliya*
(lagi…)
Mengungkap Sejarah Nir Logika
![]()
Lebih ironis lagi ketika kita menyaksikan ada sebagian demostran 1998 yang sekarang duduk manis di ruang-ruang parlemen yang dingin ber-Ac. Mereka dan jajaran pemerintahan sekarang, sedang menikmati jerih keringat para pejuang reformasi itu. Karena kekuasaan, mereka lupa pada sejarah. Ini perisis seperti yang dikatakan Milan Kundera dalam The Book Of Laughter and Forgetting, bahwa perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah perjuangan manusia melawan lupa.
Oleh: Ahmad Jumaely*
(lagi…)
ISLAM LIBERAL: Kritik pada Kritisisme ‘Kenakalan’
Bertolak dari kenyataan ini pula, apa yang disebut “pembaruan” oleh
![]()
JIL dengan mendesakkan kebebasan tafsir atas teks-teks suci hanya
berhenti di wilayah hermeneutika. JIL mungkin tampil menjadi salah
satu varian tafsir atas Islam, tapi tidak berdaya menghadapi realitas
material masyarakat yang masih bergulat dengan problem kesenjangan
atau kegagalan negara merealisasikan cita-cita kesejahteraan dan
keadilan.
Abdul “Dubbun” Hakim
(lagi…)
Merusak Bukan Jihad
Jihad bukan hanya berarti fisik, tapi juga non fisik dengan memanfaatkan akal secara cerdas dan kreatif . Apa makna jihad yang sebenarnya, berikut wawancara Achmad Jumaely dengan Drs. H.M.Zaidi Abdad, MA- Katib PW NU NTB yang juga dosen Fak. Syari’ah IAIN Mataram (lagi…)
May Day; Moment Evaluasi Bersama
![]()
Memasuki tanggal 1 Mei di setiap tahun apa yang anda lakukan? Demokah, ikut turun kejalan sambil meneriakan yel-yel atau diam seribu bahasa.
Oleh Ibn Ghifarie
(lagi…)
Tuhan Juga Manusia
![]()
Tuhan yang manusia itu hanya ada dalam manusia-manusia yang berakal dan cerdas-pandai dan satu hal lagi harus punya hati nurani. Kata hati nurani sesungguhnya adalah kata Tuhan yang harus diikuti. Sekarang tinggal kita cari mana hati nurani yang betul-betul inspirasi ketuhanan kita dan mana hati nurani yang sebetulnya adalah refleksi dari nafsu dan kemanusiaan kita.
Oleh: Jhellie Maestro*
(lagi…)
Ancaman ‘Serangga’ Kebebasan
![]()
Sekarang, pejuang demokrasi tidak cukup hanya menyemai dan menyiram bibit-bibit pluralisme dan toleransi kepada generasi muda. Tapi juga perlu dipikirkan untuk membuat insektisida (obat serangga) di tengah serangan hama kekerasan yang makin mengganas.
Oleh : Yusuf Tantowi*
(lagi…)
Keshalehan Sosial Lebih Banyak Disebut Al-Qur’an
Umat Islam jangan hanya puas mencapai keshalehan individual saja, tapi juga harus terus memupuk keshalehan sosial bersama masyarakat. Sebetulnya mana yang lebih utama antara keduanya? Berikut wawancara Achmad Jumaely dengan Drs. H. Mutawalli M.Ag -Wakil Rais Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) Kota Mataram (lagi…)
Asal Bukan Raja
![]()
Setiap kekuasaan entah namanya Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota, Ketua Partai, Ketua DPR, Ketua Polisi, Ketua Tentara, Ketua Organisasi Masyarakat, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua Rukun Tetangga (RT), Ketua Rukun Warga (RW) hingga ketua Perhimpunan Kusir Cidomo, sebetulnya –pada hakekatnya- juga tersimpan sifat (ke)raja(an)an seperti itu. Dan biasanya setiap kekuasaan selalu saja disalahgunakan oleh orang yang punya kekuasaan (Abbuse Of Power).
Oleh: Jhellie Maestro*
(lagi…)
