Mengungkap Sejarah Nir Logika
![]()
Lebih ironis lagi ketika kita menyaksikan ada sebagian demostran 1998 yang sekarang duduk manis di ruang-ruang parlemen yang dingin ber-Ac. Mereka dan jajaran pemerintahan sekarang, sedang menikmati jerih keringat para pejuang reformasi itu. Karena kekuasaan, mereka lupa pada sejarah. Ini perisis seperti yang dikatakan Milan Kundera dalam The Book Of Laughter and Forgetting, bahwa perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah perjuangan manusia melawan lupa.
Oleh: Ahmad Jumaely*
(lagi…)
ISLAM LIBERAL: Kritik pada Kritisisme ‘Kenakalan’
Bertolak dari kenyataan ini pula, apa yang disebut “pembaruan” oleh
![]()
JIL dengan mendesakkan kebebasan tafsir atas teks-teks suci hanya
berhenti di wilayah hermeneutika. JIL mungkin tampil menjadi salah
satu varian tafsir atas Islam, tapi tidak berdaya menghadapi realitas
material masyarakat yang masih bergulat dengan problem kesenjangan
atau kegagalan negara merealisasikan cita-cita kesejahteraan dan
keadilan.
Abdul “Dubbun” Hakim
(lagi…)
