Januari 27, 2009 • 2:49 pm
Sejarah ribuan tahun akan menunjukkan masalah Palestina adalah masalah ruwet yang memusingkan kepala. Baik bangsa Israel maupun bangsa Palestina memang sama-sama pernah berdiam di situ. Klaim kedua bangsa ini akan sama-sama benar.
Read the rest of this entry »
Filed under: Agama, Islam, Kliping, Pluralisme, Sosial
Januari 6, 2009 • 11:19 pm
Oleh Jafar Fakhrurozi*
Kita semua patut berduka atas apa yang terjadi di Palestina. Setelah
serangan teroris di Mumbai India yang menewaskan ratusan orang, kini
lebih dari 400 jiwa melayang akibat serangan Israel terhadap
Palestina. Sungguh akhir dan awal tahun yang menyedihkan. Betapa
ironis juga, Desember lalu kita memperingati Hari Hak Asasi Manusia
(HAM) Sedunia (10 Desember). Terlebih lagi kita tahu bahwa Israel
adalah karib Amerika, negara yang dianggap sangat peduli terhadap HAM. Read the rest of this entry »
Filed under: Agama, Islam, Nasionalisme, Politik, Sosial
Januari 4, 2009 • 4:53 am
Tash-hif adalah mengubah teks dari bentuk aslinya. Misalnya, “ta’lamun” dibaca “ya’lamun”. Konon, menurut Ibn Abbas, ayat “wa qadha rabbuka”, ia baca “wa wash-sha rabbuka”. Menurut Ibn Abbas, bacaan yang benar adalah “wa wash-sha” bukan “wa qadha”.
Kenapa menjadi “wa qadha”, Ibn Abbas mempunyai keterangan yang menarik. Menurutnya, tinta untuk menulis ayat itu rusak karena terkena air, sehingga huruf waw nempel dengan huruf “shad” yang terletak sesudahnya. Jadilah wa wash-sha menjadi wa qadha. Itu adalah termasuk fenomena tash-hif.
Kisah yang lucu tentang tash-hif terjadi pada seorang ahli qiraah yang
masyhur, yaitu Hamzah al-Zayyat (w. 156 H). Saat masih kecil, Hamzah belajar mengaji Quran pada seorang guru yang kerapkali keliru membaca Quran (disebut “mushahhif”).
Read the rest of this entry »
Filed under: Agama, Kliping, anekdot
Januari 1, 2009 • 1:39 am

Oleh Aep Saepulloh Darusmanwiati
Musthafa Said al-Khin dalam bukunya al-Kafi al-Wafi fi Ushul al-Fiqh al-Islamy membuat sebuah terobosan baru mengenai kecenderungan aliran dalam Ilmu Ushul Fiqh. Bila sebelumnya hanya dikenal dua aliran saja, yaitu Mutakallimin dan fuqaha atau Syafi’iyyah dan Hanafiyyah, al-Khin membaginya menjadi lima bagian: Mutakallimin, Hanafiyyah, al-Jam’i, Takhrij al-Furu’ ‘alal Ushul dan Syathibiyyah.
Read the rest of this entry »
Filed under: Opini

Filsafat yang dikembangkan Ibn Rusyd bisa mengantarkan kita kepada sikap kritis menuju perumusan dan pengembangan fiqh yang emansipatoris. Ini karena dimensi rasionalitasnya, melalui metode burhânî dan menempatkan nilai-nilai substantif (maqâshid al-syâri`ah).
Read the rest of this entry »
Filed under: Agama, Islam, Kliping, Sosial

Syaefudin Simon
Sastrawan Danarto, sewaktu masih aktif di komunitas Lia Eden, pernah bertanya kepada saya. Seandainya sosok yang mengaku Jibril itu bukan Jibril yang sebenarnya, apa yang akan terjadi pada komunitas Kerajaan Eden? “Bubar. Komunitas Lia Eden tidak ada artinya sama sekali!” jawab saya.
Read the rest of this entry »
Filed under: Agama, Demokrasi, Islam, Pluralisme