<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Iman yang Kuat dalam Nalar yang Sehat</title>
	<atom:link href="http://jarikmataram.wordpress.com/2009/03/24/iman-yang-kuat-dalam-nalar-yang-sehat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jarikmataram.wordpress.com/2009/03/24/iman-yang-kuat-dalam-nalar-yang-sehat/</link>
	<description>Meretas Perbedaan, Menuai Rahmat Kebangsaan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Jan 2010 15:03:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Zuriatul Khairi</title>
		<link>http://jarikmataram.wordpress.com/2009/03/24/iman-yang-kuat-dalam-nalar-yang-sehat/#comment-478</link>
		<dc:creator>Zuriatul Khairi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 03:19:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jarikmataram.wordpress.com/?p=390#comment-478</guid>
		<description>Iman yang dimaksud Mas Yasin kelihatannya adalah mengenal Tuhan, jadi bukan dalan pengertian umum yaitu kepercayaan atau keyakinan terhadap sesuatu. Benarkah iman yang kuat berada di dalam nalar yang sehat, saya lebih sepakat &quot;nalar yang sehat dapat memperkuat iman&quot;. Banyak filosof dengan akal sehatnya kemudian cenderung atheis, sebaliknya banyak pula orang awam dapat mengenal Tuhan dengan nalar yang sakit. Karena, sebagaimana Mas Yasinn kemukakan ada beragam cara mengenal Tuhan, akal hanyalah satu cara yang dapat digunakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iman yang dimaksud Mas Yasin kelihatannya adalah mengenal Tuhan, jadi bukan dalan pengertian umum yaitu kepercayaan atau keyakinan terhadap sesuatu. Benarkah iman yang kuat berada di dalam nalar yang sehat, saya lebih sepakat &#8220;nalar yang sehat dapat memperkuat iman&#8221;. Banyak filosof dengan akal sehatnya kemudian cenderung atheis, sebaliknya banyak pula orang awam dapat mengenal Tuhan dengan nalar yang sakit. Karena, sebagaimana Mas Yasinn kemukakan ada beragam cara mengenal Tuhan, akal hanyalah satu cara yang dapat digunakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
