JARINGAN ISLAM KAMPUS (JARIK) MATARAM

Icon

Meretas Perbedaan, Menuai Rahmat Kebangsaan

Nasib kaum teknokrat

Kenapa nasib teknokrat di mana-mana hampir sama — tidak populer, dibenci para politisi, dianggap tidak pro-rakyat, antek-asing, dan sebagainya, dan sebagainya?

Kasus Indonesia adalah contoh yang sangat baik. Mula-mula, kehadiran teknokrat di awal Orde Baru, terutama tahun-tahun pertama setelah Suharto menerima “kekuasaan” dari Bung Karno untuk –konon– “memulihkan” keadaan, banyak dipuji oleh beberapa pihak. Hingga menjelang pemilu pertama 1971, mereka masih dianggap sebagai (istilah zaman itu) “orang kita” oleh para demonstran 66.
Read the rest of this entry »

Filed under: Demokrasi, Politik, Sosial