JARINGAN ISLAM KAMPUS (JARIK) MATARAM


Anekdot ttg tash-hif dalam Qur’an

Ditulis dalam Agama, Kliping, anekdot oleh The Young Community di/pada 4 Januari 2009

anekdotTash-hif adalah mengubah teks dari bentuk aslinya. Misalnya, “ta’lamun” dibaca “ya’lamun”. Konon, menurut Ibn Abbas, ayat “wa qadha rabbuka”, ia baca “wa wash-sha rabbuka”. Menurut Ibn Abbas, bacaan yang benar adalah “wa wash-sha” bukan “wa qadha”.

Kenapa menjadi “wa qadha”, Ibn Abbas mempunyai keterangan yang menarik. Menurutnya, tinta untuk menulis ayat itu rusak karena terkena air, sehingga huruf waw nempel dengan huruf “shad” yang terletak sesudahnya. Jadilah wa wash-sha menjadi wa qadha. Itu adalah termasuk fenomena tash-hif.

Kisah yang lucu tentang tash-hif terjadi pada seorang ahli qiraah yang
masyhur, yaitu Hamzah al-Zayyat (w. 156 H). Saat masih kecil, Hamzah belajar mengaji Quran pada seorang guru yang kerapkali keliru membaca Quran (disebut “mushahhif”).
(lagi…)