Merusak Bukan Jihad


250px-zoezakat.jpg

Jihad bukan hanya berarti fisik, tapi juga non fisik dengan memanfaatkan akal secara cerdas dan kreatif . Apa makna jihad yang sebenarnya, berikut wawancara Achmad Jumaely dengan Drs. H.M.Zaidi Abdad, MA- Katib PW NU NTB yang juga dosen Fak. Syari’ah IAIN Mataram

Sebetulnya apa substansi makna dari konsep Jihad dalam Islam?

Kalau kita lihat kata Jihad berasal dari asal katanya Jahada. Sebetulnya Jihad cukup diartikan sungguh-sungguh. Dalam Al-Qur’an dikatakan Wajahidu fi sabillahi haqqa jihadih. Dan ada kata Ijtihad yang menjadi turunan katanya yang berarti melakukan penggalian hukum secara sungguh-sungguh. Jihad menurut makna klasik lebih diorientasikan ke hal-hal yang bersifat fisik, seperti perang dan lain sebagainya.

Kita juga mengenal konsep jihad sosial, maksudnya ?

Lha itu, jihad sejatinya bukan hanya diorientasikan ke fisik tapi juga non fisik. Misalnya, memberikan santunan kepada orang miskin, pengemis, gepeng atau semacamnya juga termasuk jihad. Ini justru menurut saya lebih dahsyat dari jihad fisik karena realitasnya masyarakat kita masih banyak dibawah garis kemiskinan.

Tapi masih banyak kelompok radikal yang doyan melakukan perusakan cafe atau tempat hiburan mengatasnamakan jihad ?

Saya tidak sependapat dengan itu, karena konsep jihad dalam Islam tidak demikian. Islam itu rahmatan lil alamin. Islam cinta damai. Rasulullah misalnya tidak pernah melakukan atau menyuruh ummatnya melakukan perusakan terhadap umat lain. Islam mengajarkan syari’at dengan cinta.

Lalu bagaimana praktek Jihad yang ideal dalam konteks kekinian?

Begini, kalau kita lihat sejarah turunnya Al-Qur’an, Allah memerintahkan kita untuk berjihad secara arif, damai dan santun secara berangsur-angsur (tadarruj). Jadi, tidak langsung menghakimi orang itu salah, kafir atau sesat. Misalnya masalah khamer (tuak). Allah tidak langsung bilang “khamr itu haram” tapi secara pelan-pelan. Pertama, Allah katakan khamer itu tidak baik. Kedua diturunkan ayat lagi, khamer itu mengandung mudhorat. Ketiga meminum khamer terglong perbuatan dosa. Lalu Allah mengatakan jangan mendekati sholat jika kamu sedang mabuk. Terakhir baru Allah dengan tegas bilang bahwa khamer itu haram. .

Tapi kalau ada kelompok mengatakan bahwa semua proses itu sudah dilalui sehingga sekarang harus menempuh jalan terakhir, jihad itu?

Iya, tidak bisa rigit begitu. Allah mengajari Rasulullah dalam merubah tatanan masyarakat dengan Fabima rahmatin minallah linta lahum dst. Artinya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. (Ali Imron :159).[]

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Opini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s