Monthly Archives: Januari 2008

Merias wajah keberagamaan kita

nasrudinfoto.jpg
Ini adalah contoh real, komunitas mayor melakukan kekerasan kepada komunitas minor dalam satu rumpun agama. Di sini, truth and salvation claim yang ada dalam agama telah direbut oleh komunitas. Kebenaran telah berada di komunitas, bukan agama. Maka tidak heran, antarkomunitas (baca: ormas) seagama sekalipun sering terjadi konflik.

Oleh : Nasrudin*
Baca lebih lanjut

Iklan

1 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Islam, Opini

Mengapa Harus Beragama ?

burnjossstickxu8.jpg
Oleh Ahmad Sahidin

DALAM kitab “thabaqot assufiah” karya Zunnun al-Misri (796-860 M) menceritakan bahwa dirinya sering diejek karena melakukan praktek-praktek agama yang dianggapnya tidak berguna. Suatu hari Zunnun bertemu dengan orang yang mengejeknya itu. Orang itu disuruhnya untuk menggadaikan cincin permata miliknya ke pasar dengan harga satu dinar.
Baca lebih lanjut

Komentar Dinonaktifkan pada Mengapa Harus Beragama ?

Filed under Agama, Islam, Opini

Koalisi Kebangsaan Menyerbu POLDA NTB

image.jpg

Mataram-Menyusul terjadinya dua tragedi kekerasan keagamaan beruntun di Nusa tenggara Barat (NTB) yakni pertama pembubaran pengajian Ikatan Jama’ah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) di kecamatan Ampenan pada Sabtu (12/01) dan tragedi perusakan dan pembakaran Pure Sangkareang di desa Keru Kecamatan Narmada Lombok Barat Selasa (15/01). Koalisi Kebangsaan Untuk Perdamaian (KKUP) Mataram pada Jumat (17/01) pagi tadi melakukan aksi besar-besaran turun ke jalan dengan melibatkan tidak kurang dari 500 orang.
Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Agama, Berita, Kliping

PERNYATAAN SIKAP TENTANG PERUSAKAN PURA SANGKAREANG

PERNYATAAN SIKAP
TENTANG
PERUSAKAN PURA SANGKAREANG
DI KECAMATAN NARMADA, KABUPATEN LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT
kmhdi.jpg

KEKERASAN tampaknya mulai mewarnai awal tahun 2008 ini. Berbagai isu yang berbau sara (suku, agama, ras, antar golongan) terus dilakukan dan dihembuskan untuk memecah kebersamaan serta toleransi warga negara. Pluralisme yang terus didengungkan seolah menjadi pemanis untuk merajut kebersamaan yang pelaksanaannya jauh dari harapan. Semangat kerukunan dan perdamaian sesuai ajaran masing-masing agama pun tidak bisa diimplementasikan secara nyata dan bersama di masyarakat. Ada saja alasan-alasan dangkal untuk melegitimasi kekerasan terhadap kelompok lainnya.
Baca lebih lanjut

11 Komentar

Filed under Agama, Berita, Lokal, Pluralisme

MUI AKUI PENGIKUT SYIAH BUKAN ALIRAN SESAT

tree_ahlulbayt.jpg
Senin, 14 Januari 2008, 11:22 WIB

Mataram--RRI-Online, Pembina Al Qurba (Keluarga Rasul, red) Kota Mataram, Hasyim Umar menyatakan bahwa aktivitas keagamaan yang dilakukan oleh penganut aliran Syiah sejauh ini dinilai tidak menyimpang dari ajaran Nabi Muhammad SAW.
“Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Prof.DR Umar Shaleb menegaskan bahwa pengikut Syiah bukan penganut aliran sesat sebagaimana yang sengaja dilontarkan oleh kelompok tertentu didaerah ini,” katanya kepada wartawan di Mataram, Minggu (13/1) malam, sehubungan dengan terjadinya aksi penyerangan terhadap sejumlah warga di Ampenan.
Baca lebih lanjut

23 Komentar

Filed under Berita, Islam, Kliping, Pluralisme

Perusakan Pure Sangkareang Di Keru Lombok Barat

image.jpg
– Sabtu, 12

Secara tiba-tiba (tanpapemberitahuan sebelumnya) Camat Keru Lombok Barat beserta kepala desa dan sejumlah tokoh masyarakat mendatangi lokasi pure Sangkareang di Keru Lombok Barat sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka di terima pengurus pure, ketua renovasi pure dan panitia acara Pujewali di pure tersebut (Acara pujewali rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2008-hari ini).
Baca lebih lanjut

45 Komentar

Filed under Agama, Berita

KELIRU, 1 MUHARAM AWAL HIJRAH RASUL

1170545410foto1.jpg
K.H. Dr. Jalaluddin Rakhmat,M. Sc

SEJARAH Islam seperti hijrah Nabi Muhammad harus segera diluruskan. Terjadi salah kaprah dan anggapan salah mengenai sejarah hijrah ini. Kalau Anda mengira peringatan 1 Muharam sebagai awal Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah, maka keyakinan itu salah besar.
“Nabi Muhammad yang ditemani sahabat Abu Bakar hijrah ke Madinah pada 12 Rabiul Awal bukan pada 1 Muharam sebagai tanda dimulainya tahun hijriah,” kata Ketua Yayasan Muthahhari, K.H. Dr. Jalaluddin Rahmat dalam diskusi buku “Psikologi Agama” di Masjid Darul Ihsan PT Telkom Jalan Japati, beberapa waktu lalu.
Liputan

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Berita, Islam

Menyoal Pluralisme Nurcholish Madjid

160px-nurcholish_madjid.jpg
Dalam kasus ini Cak Nur sudah melahirkan sebuah penafsiran yang mempunyai relevansi dalam konteks kebangsaan dan keragaman. Al-Quran dan Sunnah merupakan sumber inklusivisme. Misalnya, dalam memahami al-Islam. Selama ini pelbagai kalangan muslim memahami Islam secara ekslusif. Namun, Cak Nur merujuk pada ayat-ayat Quran, bahwa makna yang lebih tepat tentang al-Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi terdahulu dari nabi Ibrahim hingga Muhammad. Sedangkan dalam merahmati non-Muslim, Cak Nur memandang bahwa Islam pada hakikatnya adalah agama universal. Artinya Islam bisa dibawa kemana-mana dan dari mana-mana bisa dibawa ke Islam.

Oleh: Akhmad Kusairi*
Baca lebih lanjut

9 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Islam, Pluralisme, resensi

MUI dan Mandulnya Konstitusi Kita

1_553059850m.jpg
Kesimpulan saya, dengan fatwa-fatwa berbahayanya MUI telah terlalu banyak mencederai konstitusi, mengancam demokrasi dan berpotensi menimbulkan disintegrasi. Fatwa-fatwa itu terlampau diberi ruang untuk membuat kriminalitas atas nama agama. Jika ini tak di perhatikan oleh negara, maka negara juga telah melakukan kriminalitas atas rakyatnya. Dan ini jelas-jelas bertentangan dengan cita-cita didirikannya republik ini sejak awal, untuk kesejahraan rakyat.

Oleh Achmad Jumaely*

Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Agama, Blogroll, Demokrasi, Islam, Lokal, Opini, Sosial

Press Release

imga0922.jpg
MENJAGA KEBEBASAN BERAGAMA-BERKEYAKINAN:
MENYELAMATKAN MARTABAT BANGSA

Tahun 2007 berakhir dengan catatan kelam dan duka mendalam bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kekerasan atas nama agama merebak tanpa penyelesaian berarti. Televisi menayangkan secara gegap gempita mesjid dan rumah komunitas Ahmadiyah dibakar sekelompok orang sementara polisi bersiaga tanpa berbuat banyak. Kelompok Al-Qiyadah digelandang ke kantor polisi: ditobatkan dan sebagian dikriminalisasi. Lia Eden menjalani 2 tahun penjara demi keyakinannya. Gereja disatroni dan dipaksa menghentikan aktivitasnya, meninggalkan umatnya kehilangan tempat ibadah. Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia terus mendaftar kelompok-kelompok minoritas dan mengidentifikasi mereka sebagai aliran sesat. Kata sesat diproduksi dan dijadikan dasar pembenar untuk menghilangkan keberagaman.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Opini