PKI=PKS…?


partai-komunis-sejahteraPartai Keadilan Sejahtera (PKS) dipelesetkan menjadi Partai Komunis Sejahtera. Bahkan partai Islam ini juga banyak ‘disamakan’ dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), namun pihak PKS tidak menanggapi hal tersebut dengan serius.

Tatkala partai-partai politik tengah gencar-gencarnya melakukan pencitraan untuk meraih suara sebanyak-banyaknya dalam Pemilu 2009 ini, ada saja pihak-pihak yang ‘iseng’ untuk membangun opini negatif (kampanye negatif) terhadap partai politik. Banyak partai politik yang mengkampanyekan diri dengan media visual, salah satunya ialah melalui internet, media yang satu ini dinilai cukup efektif dijadikan sebagai alat untuk kampanye dan sosialisasi partai. Diantara ribuan layanan yang ada di dunia maya tersebut, terdapat beberapa layanan yang disediakan untuk “interaksi sosial dunia maya” yang kini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, seperti Friendster, Facebook serta layanan Blogging lainnya, dari media ini pula partai politik mendapatkan sesuatu yang dianggap sebagai ‘serangan’ terhadap partainya.

‘PKI=PKS…?’ Demikian judul sebuah tulisan yang dimuat di kolom catatan dalam facebook milik Muhammad Amin, seorang mahasiswa asal Indonesia yang sedang mengenyam pendidikan di Amsterdam, Belanda. Foto profilnya menampilkan logo yang mirip dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bedanya, jika logo PKS bergambar dua bulan sabit yang mengapit setangkai padi, sementara PKS versi Amin bergambar dua palu arit yang mengapit setangkai padi.

Beragam reaksi muncul dalam menanggapi ‘ulah’ Amin itu. Ada yang menganggapnya hal itu dilakukan hanya ke-isengan semata, dan ada pula yang menanggapinya dengan serius, yaitu bahwa tindakan tersebut sebagai tindakan pelecehan terhadap sebuah partai politik, bahkan termasuk kategori penghinaan dan mungkin juga black campign.

POLEMIK mencoba menelusuri informasi dari sang pembuat logo pelesetan PKS tersebut. Berdasarkan keterangan Muhammad Amin melalui chating di facebook, Amin memang nampaknya serius. Kreasinya yang dianggap negatif oleh sebagian pihak, terutama partai politik yang bersangkutan. Amin menyatakan bahwa hal tersebut ia lakukan sebagai wujud dari ketidakpuasannya terhadap realitas politik kontemporer di Indonesia.

Dalam tulisannya di facebok itu, Amin menyebutkan bahwa gelombang fundamentalisme di Indonesia diwujudkan dalam hadirnya partai-partai berlandaskan Islam. Tentu saja ini adalah kekhawatiran, karena fundamentalisme mengancam prinsip hidup bersama. Salah satunya diidentikkan dengan Partai Keadilan Sejahtera.

Selain itu, karakteristik PKS juga banyak ‘disamakan’ dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Sekitar tigabelas kesamaan dipaparkan oleh Amin. Hal inilah yang menjadi landasan pemikiran Amin untuk membuat logo Partai Komunis Sejahtera yang mirip dengan PKS itu.

Beredarnya berita di media bahkan ancaman pidana terkait ulahnya itu, Amin mengaku tak gentar. “Pendapat dan kreasi yang saya buat adalah hak saya. Jadi kalau PKS menindaklanjuti sampai ke jalur hukum, aku siap bung……sampai kemana tak ladeni (tanggapi) hehe..,” tulisnya melalui chating di facebook miliknya.

Sementara itu Partai Keadilan Sejahtera tak terpengaruh dengan pelesetan yang dilakukan Amin. Menurut salah seorang staf Humas DPP PKS, Muhammad Hilal Nugraha, DPP memang menganggapnya sebagai black campign tapi pihaknya tidak mau menanggapi.

“Kita tidak mau tanggapi, itu kan orang iseng aja. Tidak terpengaruh terhadap kredibilitas PKS. Pak Ketum, Tifatul Sembiring juga tidak mau nanggapin kok,” terangnya.

Pelesetan yang sama juga ternyata mendera Partai Golongan Karya (Partai Golkar) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), masing masing menjadi Partai Golongan Kharam dan Partai Demokrasi Indonesia Pengkhianatan

Namun berbeda dengan PKS, jajaran Partai Golkar bereaksi lebih keras dalam menanggapi pelesetan terhadap partainya. Ketua DPP Partai Golkar, Theo L Sambuaga berharap agar polisi mempidanakan pembuat logo tersebut, karena melanggar undang-undang.

Menurut Theo, penggunaan lambang partai politik sudah diatur dalam UU. Apapun motifasinya, tidak boleh menggunakan media untuk melecehkan, menghina dan mendiskreditkan partai politik tertentu. Mungkin inilah yang disebut kreativitas tanpa batas.

Ini adalah kutipan tulisan Muhammad Amin yang mengungkap persamaan PKS dengan PKI, terlepas dari perbedaannya:

Pertama, baik PKS maupun PKI hadir saat tepat, dunia sedang gersang ‘suwung’; PKI, di saat masyarakat desa yang butuh kemakmuran, sedangkan PKS lebih pada masyarakat kota yang sedang ‘kosong’, ‘krisis kepercayaan’ dan butuh ketrentaman hidup. PKI menjawabnya dengan propaganda masyarakat adil ala sosialis, sedangkan PKS menjanjikan masyarakat yang bersih, sesuai dengan aturan-aturan ajaran agama Islam.

Kedua, PKI digerakkan oleh orang yang berpikir rasional (ala marxis), demikian pula dengan PKS umumnya mengehendaki ‘rasionalisasi’ dalam agama—dalam pengertian bebas dari syirik, mistik, khurafat. Maksudnya elite PKI merupakan orang-orang yang ‘melek buku’ dan cenderung berpikiran lebih modern, sekalipun massanya berada lebih banyak di kalangan masyarakat bawah. Demikian pula dengan PKS, penggerak utama dan kader inti mereka umunya adalah orang-orang yang ‘well-educated’, lulusan universitas-universitas.

Ketiga, baik PKI maupun PKS memiliki massa yang solid dan militan. Namun PKS lebih di wilayah perkotaan, sedangkan PKI umumnya di pedesaan di mana para petani biasa berdiam.

Keempat, ‘everyday is campaingn’ tampaknya menjadi siasat yang sama dalam PKI maupun PKS. Ini terbukti bagaimana kedua partai tersebut dalam melakukan ‘promosi’ partai mereka bukan hanya saat/menjelang pemilu saja. Dalam aktivitas keseharian, dan berbagai moment PKS merupakan partai yang getol turun ke jalan, atau turun ke lapangan—seperti bakti sosial saat bencana alam, dan lainnya. Ini juga dilakukan oleh PKI di zaman Sukarno.

Kelima, baik PKI maupun PKS sama-sama menerapkan sistem sel dalam proses kaderisasi massanya.

Keenam, antara PKI dan PKS menempuh jalan prosedural dan akomodatif, memasang pengaruh dan kekuatan di mana-mana. PKI yang bergandengan dengan Sukarno, tebar jala diberbagai lini dan seterusnya. Sama halnya dengan PKS yang akomodatif terhadap pemerintahan SBY, ikut pemilu secara fair dan memasang orang di mana-mana.

Ketujuh, orang-orang PKS umumnya adalah orang yang sangat kuat memegang ideologi. Mereka adalah sekelompok orang yang merasa prihatin akan situasi bangsa ini agar menjadi lebih baik, mereka juga mempunyai emphai atas orang-orang miskin. Demikian pula dengan PKI.

Kedelapan, mewujudkan cita-cita masyarakat imajiner merupakan impian PKI maupun PKS. PKI dengan keadilan distributif ala sosialisme, sedang PKS masyarakat Islam.
Kesembilan, antara PKI dan PKS adalah partai yang memiliki jaringan atau ikatan ideologi di tingkatan internasional. PKI dengan Unisoviet, Cina dan negara-negara komunis. Sedang PKS mempunyai ikatan, atau minimal semangat yang sama dengan beberapa negara Islam di timur tengah.

Kesepuluh, dalam bebarapa hal kecil baik PKI maupun PKS juga memiliki kesamaan dalam memantapkan perjuangan mereka. Jika PKI sering menggunakan jargon ‘revolusi’, ‘perjuangan’proletar’ ‘camerade’ maka PKS juga mempunyai jargon-jargon seperti ‘jihad’, ‘dakwah’, ‘ikhwan’ dan identitas, ‘partai proletar’ atau ‘partai dakwah’ dan seterusnya.

Kesebelas, baik PKI maupun PKS sama-sama partai dengan basis ideologi yang mejadi objek kritikan dan bertentangan dengan mereka yang menghendaki kebebasan dan demokrasi liberal. Karena memang, dalam altar sejarah, tipe organisasi sepereti PKI dan PKS baik dari segi ideologi dan sikap dalam kehidupan bernegara seringkali bersebarangan dengan nilai-nilai demokrasi dan cenderung menghendaki masyarakat yang seragam.

SUMBER : MUSIM

Iklan

20 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Informasi, Opini, Pluralisme, Politik

20 responses to “PKI=PKS…?

  1. abdul aziz

    ya… klo penulis jeli itumah bukan kesamaan atuh bro… justru perbedaan yang cukup jauh……cerdas dikit ah…

  2. Sangat jauh sekali perbedannya. Bentuk organisasi apapun, menghimpun banyak orang. Jadi bagaimanapun teori-teroti dalam mensosialisasikan organisasi atau partai, yang penting tidak lari dari koridor yang ada di Republik ini karena ini bukan Republik Mimpi. Indonesia bukan hanya milik sebagian golongan. Indonesia milik kita semua yang merasa sebagai Bangsa Indonesia.

  3. jambul

    ah tu hanya orang goblok aj yg gth.biasa lah kalo orang cm bisa omong

  4. djineman_rowoh

    Mudah2an PresidenPKS tidak terpancing dengan plesetan tersebut.Diperingati atau tidak diperingati sama saja bagi mereka . Karena hati mereka telah tertutup. QS:2:6,7. Yang terpenting sekarang PKS tetap konsisten/istiqomah, sebagai partai dakwah. Jangan sampai terseret pada praktek2 politik fragmatis,politik dagang sapi, apalgi menjelang pemilu legislatif yang sudah semakin dekat.

  5. arif prasetya

    persamaan & perbedaan itu emang ada bro:
    Persamaan :
    – PKI & PKS partai yg sama2 serius
    Perbedaan:
    PKI
    * PKI kiblatnya sosialis, nilai semu & hawa nafsu
    * Dekat PKI terasa mencekam
    PKS
    * Kiblatnya Ka’bah, agama yg cerah
    * dekat PKS merasa tentram

  6. dare

    Beda nya :
    PKI = Sosialis KOmunis
    PKS = Kapitalis-Sekuler

    sama nya :
    mendoktrin kadernya dengan pemahaman yang sesuai dengan selera pemimpin mereka. tak peduli apakah sesuai dengan standar baku (baca : agama untuk PKS, dan doktrin komunis bagi PKI)ato tidak. pokoke sikat !!!!

    kesimpulan dan saran
    keduanya buruk
    jadi keduanya jangan di pilih. ntar sakit hati..

  7. Bunk Jack

    Untuk DARE

    Siapa Bilang PKS Kapitalis?

    jangan asal ngomong dong,
    saya rasa kalo anda tidak suka dengan PKS ya terserah,
    tapi jangan diutarakan dengan cara yang tidak sopan…

    Terima kasih dan maaf

  8. Sampaian…
    Boleh berpendapat tapi jaga amanat apapun agama anda jangan saling menjelekkan atau apalagi ngomong di belakang saja kalau mau menfitnah fitnah di depan, kalau mau adu argumen duduklah didepan meja jangan lupa bawa dasar anda, bukan cuma logika yang membuat setres diri sendiri coba liat reprensi, sudah berapa banyak kitab kuning anda selesaikan? sudah berapa banyak buku anda baca? dan berapa juz anda hapal?….
    sorry teman kalau anda tersinggung.

  9. mas

    orang itu bisa dinilai dari : gaya pakaiannya, gaya bicaranya, gaya emosinya, dll.
    mohon untuk tidak menyinggung masalah agama, golongan dll. deda itu biasa, tapi jangan membeda -bedakan,

    masalah agama adalah masalah intern, ibarat istri, uruslah agamu sendiri layaknya kamu megurus istrimu sendiri, begitu juga aku, aku akan megurus istriku sendiri layaknya aku tidak mengurus istrimu.
    istrimu adalah bukan istriku, begitu juga sebaliknya.
    aku tidak akan pernah peduli dg istrimu, begitu juga dgn dirimu…

  10. temannya DARE

    PKS memang kapitalis
    PKS memang kapitalis-sekuler…

    buktinya :
    PKS setuju demokrasi
    PKS berkoalisi dengan partai sekuler
    PKS menentukan tarif untuk calon kepala daeraH yang hendak mereka usung
    PKS ingin mendirikan masyarakat madani yang berasal dari konsep civil society yang artinya masyarakat sekuler
    PKS tidak menyuarakan syari’ah
    PKS tidak tegas ketika ditanya apakah presiden perempuan boleh ato tidak..

    weleh..weleh..

  11. Indonesia akan berjaya di dunia dan “integritas” hanya ketika Indonesia telah menjadi Negara Islam.
    Cara siapa yang mengatur kita dan negara kita ????? Anda semua lebih tau. Kita ini Munafik.

  12. Saat ini kita semua BUDAK yang Buta. Kita diperkosa oleh sekian partai.

  13. udan

    PKS itu adalah cabangnya Ikhwanul Muslimin di Indonesia…
    Tujuan dan cita-cita IM jelas tegaknya khilafah Islam, jadi beda banget mereka dengan PKI… bahkan IM cabang Palestina alias HAMAS dengan pertolongan ALLAH SWT telah mampu menghancurkan kekuatan militer di dunia… tentara Israel..
    Gw yakin PKS akan berjaya di Indonesia dan unsur perekat antara negara2 Islam di dunia karena Turki, Sudan negara2 besar di Eropa dan Afrika telah dikuasai IM…
    Yakinlah mereka adalah para mujahid sejati…

  14. Prabu

    Kalau melihat ADART PKS,sama sekali bukan cabang IM.hanya ide-idenya banyak mengambil dari IM.Coba deh lihat?,jadi lucu kalau ada yang bilang PKS cabangnya IM?,kalau cabang itu satu oraganisasi dengan management yang sama.Misal cabang BRI unit salatiga,maka seluruh organisasi,system dan Policy diatur oleh BRI pusa…

  15. DARE

    AD/ART PKS juga ga memuat khilafah sebagai tujuan.. jadi sapa bilang PKS mau menegakkan khilafah?
    kalo mengklaim PKS adalah IM, coba dech baca semua literatur yang ditulis oleh tokoh2 ikhwan generasi awal. semuanya ga ada yang sepakat menggabungkan diri dengan sistem kufur (seperti yang dipraktekan PKS sekarang). coba lihat ditafsir Fii Zhilail Qur’an nya Sayyid Quthb!!!!!!

  16. Anonim

    ketika para pemuda saling serang dengan kenaifan masing-masing…retorika-retorika yang kosong…

  17. pada awalnya saya bersimpati dengan pks,seiring jalan ko jadi pudar karena sering sekali partai ini hanya cari muka pada rakyat semisal ketika ada kenaikan bbm th 2008 pks bilang anggaotanya siap di potong gaji,dan ketika ada tanda jasa cincin senila 10jt terungkap juga teriak pks menghimbau pada anggaota dpr dari partainya untuk menolak cincin tersebut yang jadi pertanyaan ketika cincin tersebut di bagikan pada periode 2004 ko diem ya?
    mudah mudahan pks dan partai lainya lebih mawas diri

  18. hendra
    enak aja kita
    kamu kali yang munafik

  19. FPI

    saya anggap beberapa “penyimpangan” PKS tersebut adalah aib baginya. yang bisa kita lakukan adalah menasihatinya baek2. jika diterima, syukur jika tidak ga apa-apa. toh yang bagi2 pahala bukan kita tapi allah. jangan sampai kita sibuk dengan aib organisasi lain dan melupakan aib kita sendiri.

  20. tri

    PKS dan PKI sama aja, ga pernah menang dalam PEMILU…………
    Mendingan partai PKB, ga Ribut tp pemimpin partainya udah jadi PRESIDEN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s