Pemikiran Liberal Masih ditentang


Kampanye anti pemikiran islam liberal nampaknya semakin gencar dilakukan aktifis-aktifis islam kanan di NTB. Setelah baru lalu mengadakan diskusi-diskusi anti penyesatan, kemaren (5/11) mereka mengadakan seminar dengan tema “kajian pemikiran islam” di Gedung Graha Bakti Kantor Gubernur NTB.

Acara yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor cabang Mataram tersebut menghadirkan tiga aktifis garda depan penentang islam liberal yakni Dr. Adian Husaini (Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), dan dua aktifis dari Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) Jakarta, DR. Hamid Fahmy Zarkasyi dan Dr. Nirwan Safrin.

Gubernur NTB TGH. Zainul Majedi dalam sambutannya mengatakan, liberalisasi pemikiran dan hukum islam menjadi ancaman serius tehadap eksistensi agama Islam, persepsi dan pemahaman agama islam seperti ini harus dikaji lebih dalam.

“proses liberalisasi pemikiran dalam islam tidak lahir begitu saja, tapi sengaja diskenario dan direkayasa secara oleh pihak-pihak tertentu” tambah Gubernur yang baru lalu mendapat rekor sebagai Gubernur termuda dari MURI itu.

Ketua penyelenggara kegiatan tersebut Dr. Lalu Wira mengatakan, acara ini dimaksudkan sebagai counter dari pemikiran islam liberal yang selama ini berkembang ditengah masyarakat.

Selain menghadirkan para pembicara, panitia juga menghadirkan pimpinan pondok pesantren modern Gontor KH. Abdullah Zarkasyi dan beberapa pimpinan pondok pesantren di NTB seperti TGH. Safwan hakim Kediri dan TGH. Lalu Anas Hasry Anjani Lombok Timur. []

3 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Fundamentalis, Islam, Kebebasan, PKS, Pluralisme

3 responses to “Pemikiran Liberal Masih ditentang

  1. HASAN

    tau gak selain acara ini juga ada workshopnya…tapi sembunyi-sembunyi.. padahal lebih wah dan BERBAHAYA LHO!!

  2. ibn khalil ali

    Assalamu’alaiku. bung hasan, acara tersebut tidak sembunyi2, terang2an dan berkala. tunggu saja tiap 6 bulan ke depan, kampanye anti islam liberal ke seluruh indonesia. kami generasi muda islam NTB juga menolak faham impor barat tersebut. untuk di NTB ada beberapa ‘sinagog’ mereka yg perlu kami waspadai, wapaupun sebenarnya mereka ini kecil (bergerak kalau ada duit dari sponsor AS), seperti JaRiK, Forum mahasiswa syari’ah se-indonesia NTB, dan REDHAM Lombok. inilah diantara ‘rumah ibadah’ nya.

  3. abu hani'

    waalaikusalam. mas ibn khalil ali, ada beberapa dedengkot mereka seperti; ulil abshar abdala dinahu, musdah gairu mulia, gunawan terpuji, dan sepertinya syafi’i maa a’rif masih malu-malu. inilah diantara komprador dan juru bicara Barat di indonesia. sayang, mahasiswa2 islam di indonesia tak banyak yg tahu; siapa dan apa gerakan mereka sebenarnya. sy juga bergabung di gerbong anti islam liberal di indonesia termasuk di NTB. selamat berjuang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s