Islam Lokal Mampu Ciptakan Kebangkitan Islam di Lombok


YOGYA (KRjogja.com) – Pemikiran Islam lokal yang disampaikan oleh Tuan Guru Haji Muchammad Soleh Chambali Bengkel al-Ampenani atau sering disebut Tuan Guru Bengkel, ternyata mampu menciptakan kebangkitan Islam di Lombok. Tuan Guru Bengkel merupakan tokoh Islam di Lombok abad ke-20 yang sudah menerbitkan dua kitab tentang dakwah Islam.

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizhul Quran al-Furqon Batu, Kuta Narmada, Lombok, H. Adi Fadli M,Ag mengatakan, dua kitab yang ditulis oleh Tuan Guru Bengkel ialah Talim a ibyan dan Man ar al-Amrad fi Bayan Qiab min al-Itiqad.

“Kitab tersebut merupakan bentuk dakwah adaptif yang dilakukan oleh Tuan Guru Bengkel kepada masyarakat Islam traditional di Lombok, khsususnya di wilayah Sasak,” ungkap Fadhli ketika mempertahankan gelar doktoral di Program Pascasarjan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, seperti disampaikan Kabid Humas, Dra RTM Maharani dalam realese kepada KRjogja.com, Rabu (1/8).

Fadhli menambahkan, kitab yang ditulis tersebut memiliki tata bahasa yang persuasif dan unik. Hal ini mendorong masyarakat Lombok untuk gemar membaca buku ajaran Islam dari pada mendengarkan fatwa-fatwa ulama yang kadang monoton.

“Pemikiran Islam Tuan Guru Bengkel, kebanyakan berangkat dari fenomena sosial yang majemuk. Kemudian dicarikan referensinya dari Al-Quran, Hadis dan pandangan ulama. Sehingga, selain mudah diterima masyarakat juga menjadi nilai-nilai Islam lokal Sasak Lombok itu sendiri,” papar Fadhli di hadapan para penguji.

Selain itu, lanjut Fadhli, luasnya jaringan intelektual dari Tuan Guru Bengkel, membuat dirinya menjadi salah satu perintis pembaharuan dan kebangkitan Islam di Lombok pada paruh pertama abad 20.

“Implikasi pemikiran Islam Tuan Guru Bengkel, mampu membawa masyarakat Sasak Lombok melakukan transformasi identitas dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat dengan identitas baru yang memiliki kebanggaan sebagai masyarakat Islam Sasak Lombok. Selain itu juga mampu membawa masyarakat Sasak Lombok mengenal dan memahami tradisi-tradisi besar Islam sebagai tradisi sosial dan budayanya sendiri,” pungkas Fadhli.

Berkat karyanya mengenai perkembangan Islam di Sasak Lombok ini, Fadhli berhasil menjadi doktor ke-261 program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan predikat sangat memuaskan. (Dhi)

SUMBER : http://www.krjogja.com/news/detail/48527/Islam.Lokal.Mampu.Ciptakan.Kebangkitan.Islam.di.Lombok..html

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Informasi, Islam, Lokal, Nasionalisme, NU, Pluralisme, Sasak, Sosial, Teologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s