Category Archives: Fundamentalis

Pelanggaran Menurun, Intoleransi Masih Tinggi

Angka kasus pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan serta intoleransi di propinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2008 menunjukkan penurunan yang cukup drastis dibandingkan dengan tahun 2009.

Hal ini terungkap pada acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Potret kebebasan beragama dan berkeyakinan di NTB tahun 2009” yang diadakan Lembaga Studi kemanusiaan (LeNSA) NTB dan The Wahid Institut (WI) Jakarta di Mataram (31/3).
Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Hukum, Islam, Kebebasan, kekerasan, Kliping, PKS, Pluralisme, Sasak, Sosial, Teologi

Ketua Komnas Perempuan Diteriaki PKI

Jum’at, 12 Maret 2010 – 15:21 wib
Siti Ruqoyah – Okezone

JAKARTA – Ketua Komnas Perempuan Yunianti Chuzzifah mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari pengunjung sidang uji materi UU Penodaan Agama di MK. Para pengunjung meneriaki Yuni dengan sebutan PKI.

Para pengunjung yang berada di balkon ruang sidang MK memang mayoritas adalah pendukung UU Penodaan Agama. Mereka terprovokasi meneriakkan kata-kata tidak mengenakkan setelah mendengar pernyataan Yuni yang mendukung pencabutan UU No 1/PNPS/1965 itu.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Islam, Kebebasan, kekerasan, Pluralisme

Senja Kala Sekularisme

AKAR terorisme tidak selalu dimotivasi oleh agama. Bahkan, dalam berbagai kasus agama dijadikan jubah dan penambah amunisi, padahal akarnya bisa jadi adanya dominasi mayoritas terhadap minoritas atau kekuatan asing yang akan menguasai atau menjarah wilayah bangsa lain.

KOMARUDDIN HIDAYAT
Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Kebebasan, kekerasan, Opini, Pluralisme, Politik, Sosial, Teologi

Kemanusiaan YME

(Sebuah Apresiasi Spiritual terhadap Antologi Puisi Tiada Tuhan Selain Ahmad karya Ahmad Yulden Erwin )

Saya menangkap perkembangan yang menarik akhir-akhir ini. Bagi sebagian orang, sila Ketuhanan Yang Maha Esa masih menjadi ganjalan. Barangkali mereka berpendapat sila yang satu ini dihilangkan saja, karena konflik agama dianggap bermula dari sini. Dengan sila ini, Negara menjadi begitu mengurusi agama setiap warganya. Sila ini berpeluang terhadap perselingkuhan antara penguasa dan ulama untuk mendikte keyakinan orang. Politisasi agama seperti ini memang menjadi masalah yang tak ada habisnya di negeri ini, bahkan mungkin di seantero dunia.

Oleh Arief Rahman Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Buku, Fundamentalis, Islam, Teologi

Kerja Besar Kita ke Depan

Oleh Abdurrahman Wahid

KITA dibuat tertegun dengan kenyataan bahwa dalam proses pembangunannya bangsa ini didominasi orang kaya/elite. Tidak punya uang, maka harus “mengalah” dari mereka yang lebih beruntung. Pendidikan dan sebagainya hanya menganakemaskan mereka yang kaya.

Dikotomi kaya-miskin ini berlaku di hampir semua bidang kehidupan. Nah, bagi mereka yang merasa tertinggal, mengakibatkan munculnya rasa marah dan dendam. Pemerintah turut bersalah dalam hal ini, karena mengambil pihak yang salah untuk dijadikan panutan.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Demokrasi, Fundamentalis, Gusdur, Islam, Kebebasan, MUI, Nasionalisme, PKS, Pluralisme, Sosial

Pemikiran Liberal Masih ditentang

Kampanye anti pemikiran islam liberal nampaknya semakin gencar dilakukan aktifis-aktifis islam kanan di NTB. Setelah baru lalu mengadakan diskusi-diskusi anti penyesatan, kemaren (5/11) mereka mengadakan seminar dengan tema “kajian pemikiran islam” di Gedung Graha Bakti Kantor Gubernur NTB.

Acara yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor cabang Mataram tersebut menghadirkan tiga aktifis garda depan penentang islam liberal yakni Dr. Adian Husaini (Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), dan dua aktifis dari Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) Jakarta, DR. Hamid Fahmy Zarkasyi dan Dr. Nirwan Safrin.

Gubernur NTB TGH. Zainul Majedi dalam sambutannya mengatakan, liberalisasi pemikiran dan hukum islam menjadi ancaman serius tehadap eksistensi agama Islam, persepsi dan pemahaman agama islam seperti ini harus dikaji lebih dalam.

“proses liberalisasi pemikiran dalam islam tidak lahir begitu saja, tapi sengaja diskenario dan direkayasa secara oleh pihak-pihak tertentu” tambah Gubernur yang baru lalu mendapat rekor sebagai Gubernur termuda dari MURI itu.

Ketua penyelenggara kegiatan tersebut Dr. Lalu Wira mengatakan, acara ini dimaksudkan sebagai counter dari pemikiran islam liberal yang selama ini berkembang ditengah masyarakat.

Selain menghadirkan para pembicara, panitia juga menghadirkan pimpinan pondok pesantren modern Gontor KH. Abdullah Zarkasyi dan beberapa pimpinan pondok pesantren di NTB seperti TGH. Safwan hakim Kediri dan TGH. Lalu Anas Hasry Anjani Lombok Timur. []

3 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Fundamentalis, Islam, Kebebasan, PKS, Pluralisme

Ayat-ayat Teror

ist2_1217682-cartoon-explosionSaat mudik ke Kampung halaman, Darussalam Bungbulang (Kandangwesi) Garut. Tentu tak ada aktivitas ngenet; ngeblog, ngefacebook, noongan Harian Umum. Jangankan berinternet ria, listrik saja harus rela menunggu giliran nyala.

Memang kampung sekali. Tiba-tiba beberapa kawan di Tim Sunan Gunung Djati memberikan pesan malulai pesan singkat “Apa komentarmu tentang aksi terorisme? Adakah setiap agama memerintahkan dan membenarkan praktik bom bunuh diri? Haruskan ajaran Islam dinodai dengan kekerasan? Dimanakah Slogan Rahmatan Lil Alamin itu?”

Ibnu Gifari*
Baca lebih lanjut

4 Komentar

Filed under Agama, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Informasi, kekerasan, Kliping, Opini, Pluralisme, Politik, Sosial

Berkah Demokrasi Untuk PKS

simbah-pksTerkait kontribusi partai politik agama terhadap demokrasi, hasil penelitian Stathis N. Kalyvas tentang partai-partai Kristen Demokrat di Eropa sangat menarik untuk dikemukakan. Menurut Kalyvas, para pelaku politik keagamaan ternyata tidak hanya diikat oleh keyakinan ideologi keagamaan mereka, tapi juga oleh perhitungan untung-rugi dalam usaha mencapai atau mempertahankan kekuasaan. Karena berorientasi pada kekuasaan, partai-partai ini berupaya memoderatkan posisi politik mereka dalam rangka mendapatkan banyak dukungan suara rakyat. Sebab, mereka sadar bahwa mayoritas massa pemilih lebih menyukai posisi politik moderat ketimbang yang terlalu ekstrem.

Oleh Iqbal Hasanuddin

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Fundamentalis, Islam, Nasionalisme, Opini, PKS, Pluralisme, Politik, Sosial

Loh, Ahmadiyah Hajinya Ke Mekkah Juga Ya?

kabah04Saya baru tahu kalau jemaat Ahmadiyah naik haji ke Mekkah juga. Anehnya
saya malah tahu dari Pemerintah Saudi. Saya tahu bukan dari teman-teman
saya yang berasal dari pengikut Ahmadiyah, meski saya cukup dekat
dengan mereka tapi saya tidak pernah tanya soal sas-sus itu. Dan saya
memang tak pernah mau tahu urusan keyakinan mereka.

Mohamad Guntur Ramli Baca lebih lanjut

15 Komentar

Filed under Ahmadiyah, Demokrasi, Fundamentalis, kekerasan, Opini, Pluralisme, Politik, Sosial

PERNYATAAN SIKAP Jaringan Islam Kampus (Jarik) Mataram ATAS PELEDAKAN JW MARIOT DAN RTZ CARLTON

PERNYATAAN SIKAP
Jaringan Islam Kampus (Jarik) Mataram
ATAS PELEDAKAN JW MARIOT DAN RTZ CARLTON

1. Turut berduka sedalam-dalamnya atas terjadinya tragedi peledakan bom tersebut

2. Mengutuk segala bentuk kekerasan atas nama apapun

3. Menuntut pemerintah dan aparat keamanan mengusut tuntas pelaku kekerasan tersebut

4. Meminta pemerintah dan politisi tidak mempolitisir kasus-kasus kekerasan di negeri ini demi kepentingan sesaat

5. Mengajak semua komponen bangsa tidak terprovokasi atas tragedi kekerasan

Mataram, 18 Juli 2009

7 Komentar

Filed under Berita, Fundamentalis, Informasi, kekerasan, Nasionalisme, pernyataan sikap, Pluralisme, Politik, Sosial