Category Archives: Kliping

Langit Makin Mendung

Mohon maaf sebelumnya, saya posting Cerpen langit Makin Mendung karya HB. Jasin (Kipandjikusmin) ini karena banyak sekali teman-teman yang penasaran dan kepengen membacanya secara utuh. Yang sudah baca diabaikan saja ya!
Yang belum baca selamat menikmati!

Langut Makin Mendung
Cerpen: Kipandjikusmin

LAMA-LAMA mereka bosan juga dengan status pensiunan nabi di surgaloka. Petisi dibikin, mohon (dan bukan menuntut) agar pensiunan-pensiunan diberi cuti bergilir turba ke bumi, yang konon makin ramai saja.

“Refreshing sangat perlu. Kebahagiaan berlebihan justru siksaan bagi manusia yang biasa berjuang. Kami bukan malaikat atau burung perkutut. Bibir-bibir kami sudah pegal-pegal kejang memuji kebesaran-Mu; beratus tahun tanpa henti.”

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Agama, Kliping

Wawancara dengan Mataharitimoer Pengarang Buku “Jihad Terlarang”

Sepuluh tahun lebih “bersembunyi” di bawah tanah setelah keluar dari gerakan Negara Islam Indonesia (NII), Mataharitimoer muncul kembali ke publik dengan sebuah novel otobiografinya yang menghentak, Jihad Terlarang, Cerita dari Bawah Tanah. Dalam novel itu, Eddy Prayitno alias Mataharitimoer menguraikan berbagai visi dan metode NII dalam mengimplementasikan hukum Islam.

AA: Judul buku Anda, “Jihad Terlarang”, menggelitik banyak orang untuk membacanya, terutama di masa terorisme global ini ketika kata “jihad” diidentikkan dengan “terorisme”. Apa maksud Anda dengan judul tersebut?
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Buku, Kliping

Mahfud MD Pilih Dilil Gusdur Sikapi Ahmadiyah

TEMPO Interaktif, Jakarta – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md menilai, pelarangan Ahmadiyah serba dilematis untuk dilakukan. Karena itu dia lebih suka kembali pada dalil mendiang Gus Dur.

“Secara umum saya katakan dilematis pengaturan Ahmadiyah itu,” kata Mahfud saat ditemui di Gedung MK, Jakarta, Selasa (8/3).

Dia menjelaskan dilema yang dimaksudnya. Pada dasarnya, kata dia, negara tidak boleh menilai keyakinan orang. Yang boleh dinilai adalah tindakannya, apakah tindakan itu melanggar hukum apa tidak. “Kalau keyakinan itu tidak bisa dinilai oleh negara dan tidak bisa dihalangi oleh siapapun,” ujar dia.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Fatwa, Gusdur, Islam, Kebebasan, kekerasan, Kliping, MUI

Lebih dari 50 Al-Quran Dibakar di Cisalada

BOGOR — Lebih dari 50 Al-Quran dibakar di Kampung Cisalada, Desa Ciampea, kawasan pemukiman jama’ah Ahmadiyah. Al-Quran yang dibakar sama seperti Al-Quran yang digunakan umat Islam di seluruh dunia. Kejadian itu terjadi pada Jumat (3/10) sekitar pukul 19.30 WIB.

Peristiwa itu tidak mendapatkan perhatian dari media-media arus besar. Padahal sebelumnya, media-media arus besar memberitakan besar-besaran wacana pembakaran Al-Quran di Amerika. Tidak lama, wacana itu mendapat reaksi dari banyak kelompok Islam di dunia, termasuk di Indonesia.
Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Hukum, Informasi, Kebebasan, kekerasan, Kliping, Pluralisme, Teologi

Sasak Bodha Lombok Utara Lakukan Ritual Muja Balit

KOMUNITAS Sasak Bodha di Lenek, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU) punya tradisi ritual yang diberi nama muja balit atau pemujaan terhadap leluhur. Acara biasanya digelar pada musim panas yang dirangkaikan dengan ritual mulek kaya atau syukuran atas hasil tanaman sawah dan kebun yang diperoleh selama ini. Rangkaian ritual itu berlangsung selama empat hari, mulai dari membersihkan tempat pemujaan, turun gong atau menurunkan gamelan hingga perang nasi dan perang topat.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Kebebasan, Kliping, Lokal, Nasionalisme, Pluralisme, Sasak, Sosial, Teologi

‘Roh’, ‘Api’, Kata Bung Karno

Bung Karno mungkin kesepian. Di Ende, diasingkan oleh pemerintah kolonial sejak Februari 1934, hanya satu-dua orang yang berani mengunjunginya. Tentu saja tak ada rapat umum tempat ia bisa berpidato, dielu-elukan orang ramai, didengarkan dengan kagum.

Seorang penulis biografi politiknya, Bernard Dahm, menyebutkan, dalam kesendirian itu Bung Karno “berpaling mencari lindungan ke dalam Islam”. Di Ende, Bung Karno memang banyak bicara soal Islam, tapi saya tak yakin tepatkah kata “lindungan” (dalam versi Inggris “refuge”) di situ.
Baca lebih lanjut

Komentar Dinonaktifkan pada ‘Roh’, ‘Api’, Kata Bung Karno

Filed under Agama, Caping, Islam, Kliping, Nasionalisme, Opini, Pluralisme, Politik, Sosial

“Ukhuwwah Islamiyyah”

Beberapa waktu yang lalu seorang kawan lama yang saat mahasiswa aktif bersama saya di Himpunan Mahasiswa Islam datang kepada saya untuk meminta tolong agar, atas nama ukhuwwah islamiyyah, saya membantu memenangkan seorang calon kepala daerah yang sedang beperkara di Mahkamah Konstitusi.

Moh Mahfud MD
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Hukum, Islam, Kebebasan, Kliping, Nasionalisme, NU, Opini, Politik, Teologi

Mencari Akar Konflik

Otonomi Daerah Nusa Tenggra Barat (Bagian 3)

Nusa Tenggara Barat adalah wilayah yang tergolong rawan konflik. Tercatat ada 79 konflik komunal sepanjang 2007-Februari 2010, sebanyak 49 adalah kasus perkelahian dan 30 kasus perusakan. Hal ini disampaikan Maret 2010 oleh Kepala Polda Nusa Tenggara barat (NTB) Brigadir Jendral (Pol) Arif Wachjunadi, seperti diberitakan Global FM Mataram. Konflik terbanyak ada di Kabupaten Lombok Barat dengan 24 kasus serta Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Bima yang masing-masing 29 dan 14 kasus.

Oleh Khaerul Anwar dan Edna C Pattisina
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Islam, Kebebasan, Kliping, Lokal, Pluralisme, Politik, Sosial

Affandi Mochtar: “Agar Tidak Radikal, Pendidikan Islam Harus Belajar dari Pesantren”

“Agar tidak menjadi radikal, pendidikan Islam di Indonesia harus belajar dari pesantren”. Ini secara implisit dinyatakan oleh DR. H. Affandi Mochtar, MA, dalam acara penutupan workshop perpustakaan yang diselengarakan Dikti Depag RI, Minggu 16/05/2010 di Hotel Syahid Yogyakarta.
Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Agama, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Kliping, NU

Sejumlah Paradoks dalam Pidato Hasyim Muzadi

Tak sedikit peserta muktamar NU ke-32 di Makassar yang terkesima dengan pidato pertanggung-jawaban Hasyim Muzadi, Ketua Umum PBNU 2004-2009, Kamis 24 Maret 2010. Namun, banyak juga yang mempertanyakan dan mempersoalkannya. Menurut kelompok kedua ini, dalam pidato tersebut ada sejumlah pernyataan Hasyim yang paradoks, bertentangan satu dengan yang lain. Bahkan juga terkesan simplistis. Beberapa hal berikut yang digugat kelompok kedua tersebut, persis beberapa menit setelah Hasyim Muzadi berpidato.

Oleh : Abd Moqsith Ghazali

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Berita, Demokrasi, Fatwa, Gusdur, Informasi, Islam, Kebebasan, Kliping, Nasionalisme, NU, Opini, pernyataan sikap, Pluralisme, Sosial