Category Archives: Pluralisme

Organisasi Kekerasan dan Teror Rahim

Neng Dara Affiah* SALAH SATU ANGGOTA KOMISIONER KOMNAS PEREMPUAN DAN PENGURUS PP FATAYAT NU
TULISAN INI PENDAPAT PRIBADI

Dalam kondisi tubuh yang kurang sehat, saya berkata kepada adik saya, Nong Darol Mahmada, bah wa saya sudah tidak sanggup lagi mendengar nama salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang selalu melakukan tindak kekerasan atas nama agama di mana-mana. Setiap mendengar nama organisasi ini, rahim saya melilit kesakitan dan lambung saya mual seperti ada tusukan yang memuncratkan energi negatif yang membuat saya limbung. Apalagi bila menyaksikan pelbagai keberingasan mereka di lapangan melalui televisi. Ekspresi mereka penuh dengan sorot mata kemarahan, kebencian, bahkan ketika mereka menyatroni rumah-rumah yang garis keislamannya tidak sehaluan dengan mereka, mereka meneriakkan kata-kata Allahu Akbar seraya melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan penghuni rumah dengan cara yang sangat beringas.
Baca lebih lanjut

Iklan

3 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Pluralisme

Setahun, 15 ‘Kekerasan’ terhadap Ahmadiyah

TEMPO Interaktif, Jakarta – Penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di Cikeusik menandai awal tak baik di tahun 2011 soal toleransi beragama. Ini adalah peristiwa kedua di tahun 2011. Di tahun 2010, Tempo mencatat setidaknya ada 13 kasus kekerasan terhadap jamaah Ahmadiyah. Inilah sejumlah peristiwa kekerasan dan tekanan itu.
Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Demokrasi, Fatwa, Islam, Pluralisme

Warga Ahmadiyah akan Direlokasi Ke Sekotong

Bupati Lombok Barat Dr. Zaini Arony mengungkapkan, dalam upaya memberikan perlindungan terhadap warga ahmadiyah, Pemkab Lobar akan membuat kebijakan untuk menempatkan warga terkait di salah satu Pulau di Sekotong.

Hal ini diungkapkan Bupati Lombok Barat di hadapan Gubernur, Kapolda dan semua kepala daerah yang hadir dalam pertemauan membahas masalah konflik di daerah NTB Kamis (6/10) lalu.
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Kebebasan, kekerasan, Nasionalisme, Pluralisme, Politik, Sosial, Teologi

Lebih dari 50 Al-Quran Dibakar di Cisalada

BOGOR — Lebih dari 50 Al-Quran dibakar di Kampung Cisalada, Desa Ciampea, kawasan pemukiman jama’ah Ahmadiyah. Al-Quran yang dibakar sama seperti Al-Quran yang digunakan umat Islam di seluruh dunia. Kejadian itu terjadi pada Jumat (3/10) sekitar pukul 19.30 WIB.

Peristiwa itu tidak mendapatkan perhatian dari media-media arus besar. Padahal sebelumnya, media-media arus besar memberitakan besar-besaran wacana pembakaran Al-Quran di Amerika. Tidak lama, wacana itu mendapat reaksi dari banyak kelompok Islam di dunia, termasuk di Indonesia.
Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Hukum, Informasi, Kebebasan, kekerasan, Kliping, Pluralisme, Teologi

Sasak Bodha Lombok Utara Lakukan Ritual Muja Balit

KOMUNITAS Sasak Bodha di Lenek, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU) punya tradisi ritual yang diberi nama muja balit atau pemujaan terhadap leluhur. Acara biasanya digelar pada musim panas yang dirangkaikan dengan ritual mulek kaya atau syukuran atas hasil tanaman sawah dan kebun yang diperoleh selama ini. Rangkaian ritual itu berlangsung selama empat hari, mulai dari membersihkan tempat pemujaan, turun gong atau menurunkan gamelan hingga perang nasi dan perang topat.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Kebebasan, Kliping, Lokal, Nasionalisme, Pluralisme, Sasak, Sosial, Teologi

‘Roh’, ‘Api’, Kata Bung Karno

Bung Karno mungkin kesepian. Di Ende, diasingkan oleh pemerintah kolonial sejak Februari 1934, hanya satu-dua orang yang berani mengunjunginya. Tentu saja tak ada rapat umum tempat ia bisa berpidato, dielu-elukan orang ramai, didengarkan dengan kagum.

Seorang penulis biografi politiknya, Bernard Dahm, menyebutkan, dalam kesendirian itu Bung Karno “berpaling mencari lindungan ke dalam Islam”. Di Ende, Bung Karno memang banyak bicara soal Islam, tapi saya tak yakin tepatkah kata “lindungan” (dalam versi Inggris “refuge”) di situ.
Baca lebih lanjut

Komentar Dinonaktifkan pada ‘Roh’, ‘Api’, Kata Bung Karno

Filed under Agama, Caping, Islam, Kliping, Nasionalisme, Opini, Pluralisme, Politik, Sosial

Islam Lokal Mampu Ciptakan Kebangkitan Islam di Lombok

YOGYA (KRjogja.com) – Pemikiran Islam lokal yang disampaikan oleh Tuan Guru Haji Muchammad Soleh Chambali Bengkel al-Ampenani atau sering disebut Tuan Guru Bengkel, ternyata mampu menciptakan kebangkitan Islam di Lombok. Tuan Guru Bengkel merupakan tokoh Islam di Lombok abad ke-20 yang sudah menerbitkan dua kitab tentang dakwah Islam.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Informasi, Islam, Lokal, Nasionalisme, NU, Pluralisme, Sasak, Sosial, Teologi

Bukan Teror Sarung dan Peci

VIDEO amatir itu berdurasi 75 menit 34 detik. Dibuka dengan kaligrafi Arab mengutip ayat-ayat suci Al-Quran, disusul satu demi satu cuplikan gambar kekerasan yang melibatkan umat Islam di Indonesia. Lagu nasyid berirama cepat berkumandang jadi latar belakang. Liriknya berulang-ulang mengajak muslim berjihad.
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Fatwa, Fundamentalis, Lokal, MUI, Opini, PKS, Pluralisme

Mencari Akar Konflik

Otonomi Daerah Nusa Tenggra Barat (Bagian 3)

Nusa Tenggara Barat adalah wilayah yang tergolong rawan konflik. Tercatat ada 79 konflik komunal sepanjang 2007-Februari 2010, sebanyak 49 adalah kasus perkelahian dan 30 kasus perusakan. Hal ini disampaikan Maret 2010 oleh Kepala Polda Nusa Tenggara barat (NTB) Brigadir Jendral (Pol) Arif Wachjunadi, seperti diberitakan Global FM Mataram. Konflik terbanyak ada di Kabupaten Lombok Barat dengan 24 kasus serta Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Bima yang masing-masing 29 dan 14 kasus.

Oleh Khaerul Anwar dan Edna C Pattisina
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Islam, Kebebasan, Kliping, Lokal, Pluralisme, Politik, Sosial

Pelanggaran Kebebasan Beragama: Bentuk, Sebab, Dampak, dan Solusi (seri I)

Agama Menyerukan Kita untuk Menjaga Diri dari Dosa!
Tapi, Kenapa Banyak Dosa yang Lahir atas Nama Agama?
Kata Mereka:” Beragama Membuat Kita Tidak Kacau”!
Tapi, Kenapa Orang Beragama Menimbulkan Banyak Kekacauan?
Para Nabi Mengajarkan Keberagaman yang Arif!
Tapi, Kenapa Keberagamaan Membuat Banyak Manusia Menjadi Naif?

Sabara Nuruddin, S. Hi, M. Fil.
Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Kebebasan, Opini, Pluralisme