Category Archives: Wawancara

Alqur’an Tak Pernah Membagi Peran Gender

“Adapun masalah pembagian peran antara laki-laki dan perempuan—menurut saya—tidak ada dalam Al-Quran…” (Dr. Umaymah Abu Bakr)

MESKIPUN jender termasuk istilah baru, “barang impor”, dan tidak dikenal dalam tradisi Islam klasik. Namun bukan berarti tidak penting. Karena melalui studi ini, kita bisa mengetahui pola pandang masyarakat terhadap perbedaan jenis kelamin yang dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya, dari pada sekadar faktor biologis. Untuk itu, kami mendatangai seorang pemerhati masalah jender; Dr. Umaymah Abu Bakr, di kediamannya
Baca lebih lanjut

Iklan

2 Komentar

Filed under Gender, Perempuan, Wawancara

Dialog Ulil Abshar-Abdalla dan H.M. Nur Abdurrahman

Sekarang saya tanya: apa bahasa Allah itu? Apakah Allah itu berbahasa Arab, Inggris, Belanda, Sunda, atau yang lain? Jawaban saya: Allah menggambarkan diri-Nya dalam Qur’an, “Laisa kamitslihi syai’un”, Allah tidak menyerupai apapaun. Artinya: Allah tidak mempunyai bahasa; Allah itu “beyond languages, beyond symbols,” begitulah orang-orang sufi sering menggambarkan zat Allah. Tetapi ketika Allah hendak “berbicara” kepada manusia, “terpaksa” Allah memakai bahasa. Ketika Allah hendak “berkomunikasi” dengan komunitas yang kebetulan adalah orang-orang Arab, maka “terpaksa” Allah menggunakan bahasa Arab.
Baca lebih lanjut

6 Komentar

Filed under Demokrasi, Fundamentalis, menulis, Wawancara

Islam Itu Sekuler!

waqifmosquedaytime.jpg

Perdebatan hubungan agama dan negara nyaris tak ada habis. Kelompok yang pro pusi atas keduanya menginginkan agama dan negara satu kesatuan seperti dua sisi dalam sekeping mata uang. Tapi yang kontra menolak, agama dan negara seperti minyak dan air yang selamanya takkan bisa berjalan seiring sejalan. Bagaimana pandangan pemikir lokal NTB tentang agama negara. Kita simak wawancara Achmad Jumaely dengan dosen IAIN Mataram Drs. M. Asyiq Amrullah, M.Ag. beberapa waktu lalu kantornya.

Baca lebih lanjut

5 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Islam, Lokal, Sasak, Sosial, Wawancara