Warga Ahmadiyah Datangi Kejari Mataram

Mataram (Suara NTB) Rabu (1/12) kemarin, warga Ahmadiyah mendatangi Kejaksaan Negeri Mataram. Bersama muspika, mereka membahas beberapa agenda penting, pascainsiden perusakan dan pembakaran kediaman mereka di Dusun Ketapang Desa Gegerung Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

Salah satu poin tuntutan Jemaah Ahmadiyah, meminta penawaran aset mereka yang di Ketapang dibahas lebih serius oleh Pemda. Alasannya, pemerintah melalui tim 9 yang dibentuk, belum juga rembuk dengan para jemaah. “Kami sarankan agar Pemprov NTB maupun Pemkab Lobar membicarakan ini dengan para warga kami di Transito,” kata Ketua DPW Ahmadiyah NTB, Jauzi kepada sejumlah wartawan usai berdialog dengan Kajari Mataram, IB Wiswantanu, SH yang sekaligus menjabat Ketua Pengawasan Kepercayaan Masyarakat (Pakem).
Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah

ANSOR NU NTB Siap Bela Ahmadiyah

Berita2.com (Mataram): Sejumlah perwakilan Jamaah Ahmadiyah Dusun Ketapang Desa Gegerung Kecamatan Lingsar Lombok Barat, NTB, mendatangi kantor Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTB, Rabu (1/12/2010). Mereka datang untuk meminta perlindungan pasca perusakan dan pengusiran mereka beberapa waktu lalu.

Kedatangan mereka diterima Ketua GP Ansor, Suaeb Pury, bersama beberapa pengurus.

“Mereka datang untuk mengeluhkan ketidakadilan yang mereka hadapi selama ini, khususnya menyangkut keamanan yang kayaknya sulit mereka dapatkan,” ungkap Suaeb kepada wartawan.
Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah

Pejabat Publik dan Etika Publik

Seorang anggota DPRD baru-baru ini mengusulkan tes keperawanan sebagai salah satu persyaratan akademik. Tujuannya, membuat malu para siswa. Lalu, seorang menteri berkomentar bahwa seni harus sesuai kaidah Islam sehingga ia melarang festival film gay. Maka, masyarakat pun bertanya, ”Sejauh manakah pejabat publik negeri ini memiliki kompetensi memimpin?”

Oleh Gadis Arivia
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Demokrasi, Kebebasan, Opini

Greg Barton: SBY Salah Besar Mendengar MUI

Pada 2002, Greg Barton, seorang profesor di Monash University menulis biografi tentang presiden Indonesia Abdurrahman Wahid berjudul Abdurrahman Wahid, Muslim Democrat, Indonesian President: A View From The Inside.

Kekuatan biografi itu adalah kedekatan yang ditampilkan oleh Barton pada Gus Dur. Barton seolah hampir menjadi bagian dari anggota keluarga Gus Dur. Ia membahasakannya seolah mereka adalah ayah dan menantu.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Gusdur, Islam, MUI, NU

Warga Ahmadiyah akan Direlokasi Ke Sekotong

Bupati Lombok Barat Dr. Zaini Arony mengungkapkan, dalam upaya memberikan perlindungan terhadap warga ahmadiyah, Pemkab Lobar akan membuat kebijakan untuk menempatkan warga terkait di salah satu Pulau di Sekotong.

Hal ini diungkapkan Bupati Lombok Barat di hadapan Gubernur, Kapolda dan semua kepala daerah yang hadir dalam pertemauan membahas masalah konflik di daerah NTB Kamis (6/10) lalu.
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Kebebasan, kekerasan, Nasionalisme, Pluralisme, Politik, Sosial, Teologi

Lebih dari 50 Al-Quran Dibakar di Cisalada

BOGOR — Lebih dari 50 Al-Quran dibakar di Kampung Cisalada, Desa Ciampea, kawasan pemukiman jama’ah Ahmadiyah. Al-Quran yang dibakar sama seperti Al-Quran yang digunakan umat Islam di seluruh dunia. Kejadian itu terjadi pada Jumat (3/10) sekitar pukul 19.30 WIB.

Peristiwa itu tidak mendapatkan perhatian dari media-media arus besar. Padahal sebelumnya, media-media arus besar memberitakan besar-besaran wacana pembakaran Al-Quran di Amerika. Tidak lama, wacana itu mendapat reaksi dari banyak kelompok Islam di dunia, termasuk di Indonesia.
Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Hukum, Informasi, Kebebasan, kekerasan, Kliping, Pluralisme, Teologi

Mahasiswa Muslim dan Kristen Demo Kecam Pembakaran Al-Quran

Aksi pembakaran Al-Quran oleh pengikut Terry Jones terus menuai kecaman. Selasa (21/9) kemarin, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB menggelar aksi unjukrasa. Tidak hanya mahasiswa muslim, aksi juga didukung Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (FKMRI).
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Agama, Berita, blog, Demokrasi, Fundamentalis, Islam, Kebebasan, kekerasan, PKS

Sasak Bodha Lombok Utara Lakukan Ritual Muja Balit

KOMUNITAS Sasak Bodha di Lenek, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU) punya tradisi ritual yang diberi nama muja balit atau pemujaan terhadap leluhur. Acara biasanya digelar pada musim panas yang dirangkaikan dengan ritual mulek kaya atau syukuran atas hasil tanaman sawah dan kebun yang diperoleh selama ini. Rangkaian ritual itu berlangsung selama empat hari, mulai dari membersihkan tempat pemujaan, turun gong atau menurunkan gamelan hingga perang nasi dan perang topat.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Kebebasan, Kliping, Lokal, Nasionalisme, Pluralisme, Sasak, Sosial, Teologi

‘Roh’, ‘Api’, Kata Bung Karno

Bung Karno mungkin kesepian. Di Ende, diasingkan oleh pemerintah kolonial sejak Februari 1934, hanya satu-dua orang yang berani mengunjunginya. Tentu saja tak ada rapat umum tempat ia bisa berpidato, dielu-elukan orang ramai, didengarkan dengan kagum.

Seorang penulis biografi politiknya, Bernard Dahm, menyebutkan, dalam kesendirian itu Bung Karno “berpaling mencari lindungan ke dalam Islam”. Di Ende, Bung Karno memang banyak bicara soal Islam, tapi saya tak yakin tepatkah kata “lindungan” (dalam versi Inggris “refuge”) di situ.
Baca lebih lanjut

Komentar Dinonaktifkan pada ‘Roh’, ‘Api’, Kata Bung Karno

Filed under Agama, Caping, Islam, Kliping, Nasionalisme, Opini, Pluralisme, Politik, Sosial

MENEGUHKAN OTORITAS WAHYU (Upaya Melawan Hegemoni Akal)*

Di saat berbagai permasalahan menghantam umat dan bangsa ini, kita membutuhkan sosok ulama seperti Al-Ghozali dan sosok negarawan seperti Sholahudin al-Ayubi. Dengan memadukan dua sosok seperti ini, maka problematika yang sedang dihadapi umat dan bangsa ini kita harapkan menemukan titik akhir. Dan, generasi muda seperti kita harus turut terlibat membentuk tradisi intelektual.

Oleh: Syamsudin Kadir**
Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Agama, Fundamentalis, Islam, Opini, PKS