Tag Archives: Hukum

“Ukhuwwah Islamiyyah”

Beberapa waktu yang lalu seorang kawan lama yang saat mahasiswa aktif bersama saya di Himpunan Mahasiswa Islam datang kepada saya untuk meminta tolong agar, atas nama ukhuwwah islamiyyah, saya membantu memenangkan seorang calon kepala daerah yang sedang beperkara di Mahkamah Konstitusi.

Moh Mahfud MD
Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Hukum, Islam, Kebebasan, Kliping, Nasionalisme, NU, Opini, Politik, Teologi

Potret Kebebasan Beragama di NTB Tahun 2009

Potret kebebasan beragama dan berkeyakinan di NTB sepanjang tahun 2009 belum menggembirakan. Hal ini terungkap dalam laporan pemantauan yang dilakukan oleh Lembaga Studi Kemanusiaan (LENSA) NTB dan The Wahid Institute (WI) Jakarta.

Dalam pemantauan itu terungkap dua problem keagamaan. Pertama, pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan. Pelanggaran yang dimaksud adalah tindakan pelanggaran langsung (comission) atau pembiaran (ommision) yang dilakukan oleh aparatur negara seperti polisi, Pol PP, tentara, kepala desa dan lain-lain terhadap pengikut (jamaah) agama atau keyakinan tertentu. Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Agama, Ahmadiyah, Berita, Demokrasi, Fundamentalis, Hukum, Kebebasan, kekerasan, Nasionalisme, Pluralisme, Sosial

Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender

Tuhan yang Sejati semestinya tidak keberatan digugat sekeras apapun karena Ia sama sekali tidak akan kehilangan ketuhanannya setelah digugat. Sebaliknya, tuhan yang keberatan digugat seperti Orde Baru jangan-jangan menyimpan kelemahan. Sedangkan di luar sana ada banyak oknum yang mengaku-aku sebagai Tuhan yang Sejati, maka semua oknum tersebut harus digugat dengan keras agar kita dapat mengenali mana Tuhan yang Sejati dan mana tuhan yang hanya tuhan-tuhanan.

OLEH : Satria Anandita*
Baca lebih lanjut

18 Komentar

Filed under Agama, Demokrasi, Hukum, Kebebasan, Kliping, Opini, Teologi

Mereka Memeras Yakobus, Menghukumnya, Memenjarakannya

Rambut putihnya menandakan usianya yang cukup senja. Berjalan sedikit membungkuk menaiki tangga, orang tua ini menaruh harapan besar pada kantor yang sedang didatanginya.

Yakobus Lay alias Asinku, seorang pria 65 tahun. Matahari sudah mulai terik ketika ia datang, tapi belum juga melewati atas kepala. Diterima oleh seorang Pekerja Bantuan Hukum di Gedung YLBHI, Jalan Diponegoro 74, Selasa (22/12), orang tua ini bercerita tentang kasus yang dialaminya.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Demokrasi, Informasi

Facebook dan Pembangkangan Sipil

Dukungan masyarakat sipil untuk Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah dua pimpinan KPK non aktif yang sempat di penjarakan itu terus mengalir. Dukungan tak hanya lewat dunia nyata dalam bentuk aksi demonstrasi tapi juga dari dunia maya, facebook (FB).
Oleh : Jhellie Maestro*
75Art
Di dunia nyata aksi-aski berlangsung tidak hanya di Jakarta tapi juga di daerah-daerah. Tokoh-tokoh nasional seperti Gusdur, Syafi’i Ma’arif, Masdar Farid Mas’udi dan lain-lain juga tak tanggung-tanggung turut turun kejalan. Sementara di dunia maya dukungan tak kalah dahsyat. Seorang bernama Usman Yasin dosen universitas muhammadiyah Bengkulu memulainya dengan mengangkat tema Gerakan 1 juta Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto.

Fantastis, dua hari setelah dukungan itu dibuat ada 200 ribuan orang menyatakaan dukungannya. Sampai dibentuknya tim 8 oleh presiden pada selasa lalu, angkanya sudah mencapai 500 ribu orang. Angka yang begitu fantastis konon menurut beberapa analis, telah menginspirasi SBY membentuk TIM 8. Hari ini angka dukungan itu sudah menembus 894.323 orang.

Aksi dukungan melalui FB seperti ini juga pernah mencuat ketika Prita Mulya Sari mengalami kriminalsasi oleh rumah sakit omni internasional. Hasilnya prita dibebaskan ketika angka dukungan mencapai 80 ribu orang. Bahkan diliputan televisi, dengan jujur polisi mengatakan, mereka membebaskan Prita salah satu alasannya karena besarnya dukungan masyarakat lewat FB.

Diakui maupun tidak, FB hari ini telah ikut mewarnai sistem demokrasi kita. Ketika saluran demokrasi formal seperti partai politik, DPR dan DPD sudah tersumbat dan tak lagi bisa diandalkan rakyat, ketika dunia hukum mengabaikan nalar dan akal sehat, maka FB yang awalnya hanya sebuah jejaring pertemanan menjadi saluran demokrasi alternatif yang sangat efektif.

Suka tidak suka, dalam kontestasi dua kasus ini, FB telah menghasilkan people power yang luarbiasa dan tak bisa dianggap remeh penguasa. Sebuah media massa menulis, dalam kasus KPK, FB telah menstimulasi munculnya pembangkangan sipil. Masyarakat secara sadar dan mengikuti nurani bersuara lantang, KPK harus diselamatkan, dan mafioso-mafioso politik dinegeri ini harus dilawan. []

Tinggalkan komentar

Filed under Demokrasi, Konspirasi, Korupsi, Opini, Politik

Rekaman KPK

negeri-bedebah500Nama dua ketua KPK yang dijadikan tersangka oleh Kepolisian RI, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, nampaknya akan menjadi ‘maskot’ penegakan hukum di negeri ini. Selasa kemaren, rekaman percakapan antara Anggodo Widjojo dengan Wisnu Subroto (mantan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen) serta beberapa orang lainnya- membuka labirin gelap mafia hukum di negeri ini.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Korupsi, Politik